Sehari di Kyoto Part 2

Arashiyama, lokasinya agak pinggir pusat kota Kyoto. Pertama kali ke Arashiyama tahun 2011, we took a bus from Kyoto Station, karena salah ambil rute, kita muter-muter keliling kota hampir 1 jam di bus hahaha sampe ketiduran, Kali ini kita nyoba naik kereta api line Hankyu cus langsung dari Osaka. Peta rute kereta di Jepang emang agak butuh konsentrasi tinggi bacanya, saking banyak Line dan macam-macam jenisnya. Kalau beli kartu JR, cuma bisa naik line JR, kalau beli Kansai Thru Pass masing mending ya ada beberapa Line kecuali JR, dan ada jalur yang cuma ada JR aja, ada yang berbagai line lewat stationnya. Me pengandaiannya gini nih, anggap bus Patas = JR, nah kan ada Kopaja, Mikrolet, Damri = Hankyu, Kintentsu , Nankai, Subway yang rutenya pasti ada yang sama donk, tapi kan ada yang beda juga ( tapi tolong jangan salah paham ya dengan perumpamaan me, habisnya kalau di bandingin Indo, penyedia layanan kereta Api kita kan baru PT. KAI, jadi gak bisa di jadikan perumpamaan, maaf ya )

Untuk kota Osaka saja, ada Line Subway, Line JR, Line Kintetsu, Line Nankai, Line Hanshin, Line Hankyu, Line Keihan, ini yang me ngeh kemarin ini. Di Kota Osakanya sendiri lebih banyak Line Subway ( untuk keliling dalam kota ya ) Kalau bus nya udah nyerah duluan belum berani coba huahahaha Di Kyoto gak begitu susah si kalau menurut kita ya, Line nya ada line JR, Line Kintetsu, Line Keihan, Line Subway, Line Hankyu, line Keifuku, dan ada 2 line lagi. Nah karena pakai Kansai Thru Pass, kita ambil Line Hankyu Kyoto dari sta. Umeda ( Osaka ). Ganti kereta di sta. Katsura pindah ke Line Hankyu Arashiyama. Turun di statiun paling Akhir : Arashiyama. Kalau di Kiyomizu-dera mostly ketemu turis mancanegara, di Arashiyama ini malah ketemunya turis lokal, later we found out, ada upacara keagamaan di salah satu kuil di Arashiyama. Untitled-1Arashiyama ini cantik banget saat musim gugur, kalau musim semi aduh bunga sakuranya cantiiik. Sayangnya kemarin kita datang musim semi tapi kecepetan hahaha liatnya mentul-mentul bunga sakur masih kuncup. Di Gunung Arashi ini, background kita foto, kalau pas musim gugur cantik warna warni daun kuning-merah. Ya maap di foto eike mah tampak biasa-biasa saja hahaha masih botak-botak pohonnya. Oh di sini kita ketemu anjing penuntun, yang suka baca komik jepang pasti pernah setidaknya baca 1 komik yang menceritakan tentang anjing penuntun untuk orang tuna netra. Dan untungnya baca, kalau anjing penuntun itu kalau lagi menuntun, gak boleh kita sentuh, walaupun so so so cute si dogi, karena dia lagi kerja, dan bisa mengacaukan konsentrasi dogi untuk membantu nuntun orang tersebut. Mungkin karena hawanya masih dingin, doginya di pakaikan baju hangat sama pemiliknya hihihi duh gemes banget.togetsukyobridgeTogetsyuko Bridge, salah satu iconnya Arashiyama, Cakep ya daunnya keemasan. Padahal waktu 2011 datang itu udah end of autumn, untungnya masih di kasih liat daun-daun cantik 🙂

Sepanjang jalan utama, dari jembatan lurus terus saja, banyak toko souvenir dan kedai makan. Kali ini kita makan di tempat yang sama seperti 2011 lalu, karena kesengsem telurnya slurrrp eunaaaak. jajan

Jalan luruss terus, sebelah kiri ketemu Gerbang masuk Kuil, yang sayangnya 2x kesana, 2x gak masuk juga hahahaha, yang pertama kesorean dan kedinginan huhuhu yang kedua ini, nyariin papi mertua hahaha. Jadi me masuk ke toko jual pernak pernik cakep bener.. papi mertua ga masuk karena duduk nyari tempat merokok, trus, beliau bilang mau jalan duluan, oke, kita janjian ketemu di Arashiyama station depan kuil itu. Rupanya beliau masuk dalem donk hahaha kita nyariin mikir ah masa masuk dalem, trus jalan menuju Hutan Bambu, sambil liat-liat dimanakah papi mertua. Jalan-jalan di Hutan bambu sampe ke Tenryu-ji, masih gak ketemu juga, agak panik, tapi masih santai tonce, karena papi bawa pocket wifi, jadi pasti bisa lah balik ke stasiun or nunggu kita dapet wifi gratis buat kontakan. Lagi liat-liat eh ketemu Geisha aaah seneng dong mau minta ijin foto tetiba di tengah hutan bambu pas pengkolan ada suara Om om, Kalian dari mana? huahhahaha me kan orangnya kagetan, begitu dengen langsung teriak sampe lompat ( ini sih lebay hahaha ) Rupanya  ya itu, kok papi nungguin kita di kuil gak masuk-masuk akhirnya jalan sendiri untunggg ketemu di hutan bambu hihihihi ada kali mau sejam kita misahnya..

bamboogrooveGak begitu banyak foto-foto kemarin di Arashiyama, selain nyari-nyari papi mertua, kita kebanyakan ngobrol dan jajan sambil sightseeing hahaha, dari liatin Geisha, Abang ganteng-ganteng ( dan yakin pasti sixpack dah hahaha, ini di lirik tajam tonce ) plus nguber mau pergi ke Kobe buat makan the Famous Kobe Beef huahahaha Balik ke kota kyotonya kita naik Tram. Tram Randen ini satu-satunya di Kyoto, lucu sih pendek gitu cuma 1 gerbong dan padat bener hahaha dan ternyata tram ini udah ada sejak tahun 1910. Next balik ke Kyoto ( amin ) gak boleh ketinggalan ke Toei Movie Land. ( doa yang kenceng deh biar bisa balik segera hahaha ngarep.com )tram

bonus : ternyata Maret 2014 lalu lagi masa kampanye di Jepang, di Nara ketemu poster-poster pemilihan, nah di Kyoto malah ketemu calon yang lagi kampanye di pinggir jalan sampe 2x, 2-2nya ada mobil dengan Toa, trus bagi-bagi selebaran. Kita sih ikut berdiri dengerin walau ngak ngerti hahahahakampanye

Advertisements

9 thoughts on “Sehari di Kyoto Part 2

  1. gegekrisopras says:

    Lucu banget bs salah paham gt sama papmer, Cece kirain ga masuk kuil taunya masuk yah ^^.
    Duh kalo baca2 peta transportnya Jepang emang keder banget ya, aku sih yg Singapur punya aja lah masih ok ^^.

Hello :) thank you for reading..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s